Watumalang, 2025 – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Muda Berkarya Desa Watumalang terus menunjukkan perannya dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Pada tahun 2025 ini, BUMDes mengembangkan unit usaha budidaya ternak ayam petelur yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Program budidaya ayam petelur ini dijalankan dengan memanfaatkan lahan desa serta melibatkan tenaga kerja lokal, terutama dari kalangan pemuda. Dengan jumlah ratusan ekor ayam petelur yang dikelola secara modern, produksi telur segar setiap harinya dapat dipasarkan langsung kepada masyarakat sekitar maupun ke pasar tradisional. Kepala Desa Watumalang menyampaikan bahwa langkah BUMDes Muda Berkarya ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan usaha, tetapi juga menjadi bagian dari strategi desa untuk menjaga ketersediaan pangan, khususnya protein hewani bagi masyarakat. “Budidaya ayam petelur ini diharapkan menjadi penopang kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga,” ungkapnya. Selain itu, pengelolaan ayam petelur juga diarahkan agar berkelanjutan dengan menerapkan manajemen kandang yang sehat, pemberian pakan berkualitas, serta menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, produksi telur tetap stabil dan higienis. Masyarakat menyambut baik hadirnya usaha ini. Pasalnya, selain memudahkan akses terhadap kebutuhan telur dengan harga terjangkau, program ini juga membuka peluang usaha turunan, seperti olahan telur dan pemanfaatan kotoran ayam untuk pupuk organik. Dengan adanya budidaya ayam petelur yang dikelola BUMDes Muda Berkarya, Desa Watumalang semakin optimis dapat mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan perekonomian desa di tahun 2025.